Sabtu, 07 Juni 2014

Toleransi kebablasan

TOLERANSI KEBABLASAN, MAHASISWA IAIN SEMARANG IKUT MISA DI GEREJA

---------

Kawan cobalah tengok wajah-wajah difoto ini, Anda tahu mereka ada yang berjilbab?

Ya, mereka adalah mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Sunan Walisongo, Semarang yang ikut misa di gereja minggu kemarin.

Sumber langsung dari jemaah geraja mengatakan,

Perayaan Ekaristi berjalan seperti biasa dengan keistimewa kehadiran "para tamu" yang sedang belajar untuk tahu apa dan bagaimana itu Gereja Katolik. Kebetulan ritus tobat menggunakan cara percikan air suci "Asperges me". Maka sebelum percikan dimulai saya jelaskan kepada mereka, "Percikan air ini adalah percikan air suci. Bukan untuk baptisan melainkan untuk pembersihan. Kalau teman-teman mau sholat harus wudhlu terlebih dahulu, percikan air suci itu bisa dianggap wudhlu ala Katolik." Dan mereka pun mengikuti ritus percikan dengan tenang dan khusyuk.

Toleransi bukan begini caranya kawan !!!

Silahkan sebarkan, siapa tahu orang tua dari mahasiswa ini bisa intropeksi diri. Kenapa anak-anak mereka menjadi aneh pemikirannya.



Obat mujarab

Bismillah...

- Obat Cinta adalah Menikah..
- Obat Marah adalah Wudhu..
- Obat Galau adalah Dzikir dan membaca Al-Qur'an..
- Obat Ketidak Senangan hati adalah Shalawat..
- Obat kemiskinan adalah Istighfar, Usaha dan Sedekah..
- Obat Nafsu adalah Puasa..
- Obat Putus asa adalah Harapan dan Do'a..

Hayoo Siapa yang mau menambahi ?...
Silahkan...!!

Berbagi itu INDAH sahabatku...

Goresan terakhir buat ukhtiku nur viana

...

       ♥GORESAN TERAKHIRKU BUAT MU UKHTI♥

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat.
Ukhti...
rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu.
Yang tak pernah Mengantuk dan Tak pernah Tidur...
Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku...
Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam...
Yang siap Memberi apapun yang kupinta...
"IA" yang Bertahta, Berkuasa, dan Memiliki Segalanya..

Maaf ukhti...
Tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding DIA...
kau sangat lemah, kecil, dan kerdil di hadapanNya...
"IA" berbuat apa saja sekehendakNya kepadamu...
Dan...
Ukhti, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama nie membuatNya cemburu...
Aku takut, hubungan kita selama nie membuatNya murka...
Padahal "IA", Maha Kuasa, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras SiksaNya.
Ukthi...
belum terlambat untuk bertaubat.

Apa yang telah kita lakukan selama nie pasti akan ditanyakan olehNya...
"IA"bisa marah, ukthi...
Marah tentang saling pandang yang pernah kita lakukan..
Marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu..
Marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku bonceng kau motorku...
Marah karena pernah ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayang-kan wajahmu...
"IA" bisa Marah...
Tapi sekali lagi semua belum terlambat.
Kalau kita memutuskan hubungan nie sekarang...
Semoga "IA" mau Mema'afkan dan Mengampuni...

Ukhti...
"IA" Maha Pengampun..
Maha Pemberi Maaf,
Maha Menerima Taubat,
Maha Penyayang,
Maha Bijaksana.

Ukhti...
Jangan marah ya...
Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan Cintaku PadaNya,,tidak pada selainNya.
Tapi tak cuma aku, Akhi...
Kau pun bisa menjadi kekasihNya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan...
Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-larangannya termasuk dalam soal hubungan kita nie.

Insya Allah, DIA punya rencana yang indah untuk masa depan kita masing-masing...
Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenciNya,
Kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita shalihah...

Yach...
Wanita shalihah yang pasti jauh lebih baik dari diriku sa'at nie...
"IA" yang akan membantu-mu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci.
Nielah do'aku untukmu, semoga kaupun mendo'akanku, ukhtii...

Ukhti, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah nie...
Tapi,,
Aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah,
Ya, saudara di jalan Allah, ukhtii...
Itulah ikatan terbaik.
Tak hanya antara kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.

Ma'af ukhti...
Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat nie...
Aku takut nie merusak hati !
Goresan pena terakhirku di Surat nie adalah do'a keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita..
Insya Allah.

 Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh...



Ujian dari Allah

SAUDARAKU,

Sering dari kita bertanya-tanya dalam diri kita “Mengapa aku selalu saja mendapat cobaan?” Ya, sering dari kita merasa diri menjadi orang yang paling banyak dicoba dan diuji. Namun, benarkah demikian?

Mari kita simak kalam Allah dalam Surah Al-Ankabut ayat 2-3. Dalam ayat tersebut, Allah menjawab: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan, ‘Kami telah beriman,’ sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”

Saudaraku,

Jelas dan tegas! Dari ayat tersebut kita dapat membaca bahwa sesungguhnya ujian dan cobaan adalah salah satu upaya dari Allah untuk membedakan kadar keimanan seseorang. Maka, layakkah kita yang mengaku beriman mengajukan pertanyaan seperti yang terbaca di awal tulisan ini?

Selanjutnya, sering juga kita merasa Allah terlampau berat menimpakan ujian dan cobaan kepada diri kita. Kita merasa seolah-olah kita yang paling menderita pada saat cobaan dan ujian mendera. Namun, benarkah demikian? Mari kita simak firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 286. Dalam ayat tersebut, Allah menjawab, “Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”

Saudaraku,

Jelas dan tegas! Dari ayat tersebut kita dapat membaca bahwa Allah telah menetapkan sesuatu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh makhluk-Nya. Maka, tak semestinya kemudian kita merasa paling menderita saat sedang menghadapi cobaan dan ujian yang mendera.

Anda mungkin akan bertanya, lantas kita harus bersikap seperti apa pada saat ditimpa ujian dan cobaan? Sebagai jawabannya, mari kita simak perkataan Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 45. Dalam ayat tersebut, Allah menjawab, “Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan shalat; dan sesungguhnya shalat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk.”

Saudaraku,

Jelas dan tegas! Dari ayat tersebut kita bisa membaca bahwa solusi pada saat kita ditimpa cobaan dan ujian adalah kita bersabar menerima ujian tersebut karena sabar adalah salah satu upaya untuk meminta pertolongan kepada Allah.

Oleh karena itu, mari kita mulai belajar dan istikamah untuk bersabar.

Dipikir karo udut

Kalau memang ditakdirkan untuk q....kemanapun kau berpaling pasti akan jadi milik q.

Wahai pria.....sanggupkah kau?

WAHAI PRIA, SANGGUPKAH KAU ? (Sebuah Kisah)

Seorang pria beristeri tanpa sengaja berkenalan dengan seorang gadis dinsebuah kantin kompleks perkantoran, karena ada urusan pekerjaan merekapun tukeran PIN BB.

Malam harinya si gadis mulai BBM
si pria :

Gadis : Mas hebat ya. Punya usaha sendiri, sukses pula

Pria : Terima kasih ya:)

Esoknya si gadis menelpon sekedar say hallo.

Gadis : Kapan ya mas, kita makan bareng lagi?

Pria : Oke kapan aja boleh

Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM dan
telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bareng.

Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :

"Mas... Sebenarnya aku mencintaimu , aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke-2, aku siap mas dan maaf aku mengganggu perasaanmu.

Dengan berat hati pria itu menjawab : "Dik, aku mengerti dan paham maksudmu... tapi dengan berat hati aku harus jawab TIDAK! Aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.

Tapi, tahukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan hingga usahaku sukses? Itu semua karena dorongan dan semangat isteriku.

Sungguh sangat berdosa kalau aku harus berselingkuh dengan
seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalau aku sekarang udah sukses.

Kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku
semata. Padahal ada seseorang yang tersayang di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta.

Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi.

Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku
yang selalu mendampingiku di kala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.

Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini. Kamu memang cantik, tapi hati isteriku lebih cantik.

Terima kasih atas cintanya, maaf aku tidak bisa membalas seperti kehendakmu.

Wahai pria, sanggupkah kau seperti kisah di atas ??

Jumat, 06 Juni 2014

Ramadhan karim.

Bulan Ramadhan bulan yang mulia, Neraka tertutup dan pintu surga pun terbuka, Tobat akan selalu Insya Allah diterima, Tinggal kita yang harus berusaha.  Ramadhan adalah bulan penuh hikmah  Ramadhan adalah bulan penuh pengampunan  Ramadhan adalah bulan penuh berkah.