Rabu, 25 Juni 2014

Jangan tertawakan kata bocor

Sungguh akan menyesal, jika anda masih mentertawakan kata “Bocor”

Jika anda masih tertawa mendengar kata bocor yang selalu didengung-dengungkan oleh capres nomer 1, maka sungguh, anda akan menyesal, karna anda berarti sedang menertawakan keadaan negara anda sendiri yang sedang menangis, anda berarti belum mengerti tentang keadaan pedih negara kita saat ini.

Saya memang cuman Ibu rumah tangga, tapi saya mau membaca.
Mari teman-teman kita perbanyak membaca supaya kita bisa mengerti duduk permasalahan bangsa kita saat ini yang sangat urgent.

Saat ini Indonesia memang sudah merdeka, tapi mengapa rakyatnya masih miskin? Mengapa bangsa kita kok selalu tertindas di negeri yang kaya raya ini ? Ini karna kita sedang dijajah, tapi memang bukan dalam bentuk penjajahan fisik seperti jaman dulu, penjajahan yang ada sekarang ini adalah dalam bentuk korporatokrasi internasional di negara-negara berkembang salah satunya Indonesia.

Negara kita sudah puluhan tahun dijajah oleh korporatokrasi asing, dan kita memang butuh pemimpin yang berani melawan korporatokrasi asing ini.

Apa itu Korporatokrasi asing? Korporatokrasi adalah sebuah sistem kekuasaan yang di kontrol oleh korporasi besar, bank internasional dan pemerintahan. (Noam Chomsky, Media Control, Second Edition: The Spectacular Achievements of Propaganda, 2002)

Korporatokrasi adalah pengendalian suatu negara adidaya di suatu negara berkembang, salah satunya dengan memberikan bantuan pinjaman uang dan menguasai kekayaan alamnya. Korporatokrasi besar tersebut akan dengan leluasa mengarahkan kebijakan suatu negara demi mendapatkan keuntungan maksimal. (Bisa di-google dengan memasukkan kata sandi “Corporatocracy in Indonesia”, ngenes banget kondisi kita saat ini)

Bayangkan, di foto ini kita bisa lihat kekayaan sumber daya alam di Indonesia yang telah dikuasai oleh korporatokrasi internasional.

Kalau dulu sebelum kita merdeka tanggal 17 Agustus 1945, kolonialisme adalah berbentuk penyiksaan fisik, sekarang ini di jaman globalisasi, penjajahan kepada negara-negara berkembang adalah bentuk dominasi negara asing dan negara adidaya di negara-negara berkembang. Kekayaan kita dikuras dan digerus terus oleh pihak asing, uangnya mengalir ke asing, dan negara kita tidak dapat apa-apa.

Kalau jaman VOC dan jaman penjajahan Belanda dulu ada Amangkurat I dan Amangkurat II yang berkhianat kepada negara dengan menjadi antek Belanda, untuk memperkaya dirinya sendiri, sekarang pun tidak ada bedanya. Ada elite-elite politik yang memang berkhianat dan menjadi antek aseng.

Ditambah lagi ini terjadi karna pemimpin saat ini yang kurang tegas dengan kekuatan negara asing. Harus ada pemimpin yang berani untuk melawan korporatokrasi dunia yang berusaha mengacak-ngacak kesatuan negara kita.

Indonesia harus bisa belajar dari negara-negara bermartabat seperti Malaysia, Iran, Venezuela, Argentina, Bolivia, China, Ekuador dan India yang berani menolak untuk bergantung kepada asing, menolak tawaran pinjaman dari IMF dan World Bank yang sangat mengikat dan merugikan negara.

Indonesia merindukan pemimpin yang berani dan tegas, seperti Soekarno dulu, yang tidak tunduk kepada asing.Mari teman-teman kita berdoa, semoga Indonesia masih bisa diselamatkan.

Nasib bangsa ini ditentukan oleh pemimpinannya. Ke mana dia akan membawa kita 5 tahun ke depan. Jika Prabowo Subianto menjadi presiden kita 2014-2019 nanti, insya Allah Indonesia akan bisa keluar dari cengkraman dan kungkungan korporasi asing di negara kita, tidak ada lagi penjualan kekayaan alam, mulai dari hasil hutan, laut, pertambangan, dan energi ke pihak asing yang merugikan negara. Karna dia 100% bisa dibuktikan kesetiaannya kepada negara, tidak ada korporatrokrasi asing yang mem-back up dia saat ini. Dia hanya mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia. Bukan untuk negara asing.

20 Juni 2014
Nijmegen, Belanda

Jumat, 13 Juni 2014

Ainishare

https://www.dropbox.com/s/uwaiyejmyfq8yfr/ainishare-free-slideshow-video-maker220-fordownload-1-2.exe

Selasa, 10 Juni 2014

Sekarang juga boleh mas....!

Semakin Sulit Didapat Semakin Manis Terasa

“Ani, nanti selesai liqo jangan pulang dulu ya, aku mau ngomong sedikit,”kata Ustadzah Aminah.

“Iya deh, mbak. Kebetulan aku juga nggak ada acara,” Jawab Furyani

Rasanya nggak tenang menunggu selesainya acara liqo, karena penasaran, ada apakah gerangan sehingga ustadzah menahanku seusai liqo ini. Baca alquran, setor hafalan, kultum dan info dunia Islam telah terlewati. Sekarang acara materi inti yang membahas masalah Membina Keluarga Samara (Sakinah Mawaddah Wa Rahmah). Walaupun disampaikan dengan jelas dan perlahan, namun aku sulit mencerna karena pikiranku susah untuk konsentrasi, menebak nebak apa yang hendak diomongkan ustadzah kepadaku nanti.

Seusai acara, teman teman pada pulang dan aku sendiri yang masih bertahan di rumah Ustadzah.

“Begini Ani, maaf sebelumnya kalau terlalu mencampuri urusan pribadi. Namun sebagai sesama muslim tidak ada jeleknya kalau kita saling berbagi rasa dan nasehat menasehati. Dalam kelom-pok liqo ini, kan tinggal Ani yang belum nikah tuh, kira kira bagaimana, apakah sudah ada rencana? Nikah kan bernilai setengah agama pasti ingin dong mendapatkannya? Insya Alloh kami siap untuk membantu.”

“Afwan Ustadzah, dan terimakasih atas perhatiannya. Sebenarnya siapa sih tak tak ingin menikah. Sejak kuliah dulu Ani juga sudah kepingin nikah, tapi rasanya kepedihan masa lalu masih belum benar benar sirna. Bagaimana nggak sakit, kalau sudah merencanakan nikah, bahkan ketika kuliah aku juga sering membantu biaya kuliahnya, buat skripsi dan sebagainya, eh ternyata setelah lulus dia malah MBA (married by accident) dengan teman kuliahku. Astaghfirulloh, walaupun itu masalalu, namun luka itu kadang masih terasa.”

“Ya, kami memahami. Memang masa lalu yang pahit kadang selalu menghantui pikiran kita. Namun kita tak boleh hanyut oleh masa lalu. Tataplah masa depan. Usahakan lebih baik lagi dan semoga tak terulang peristiwa kelam masa lalu. Sekarang mari kita pikirkan dan rencanakan masa depan dengan lebih baik. Adakah keinginan Ani untuk mendapatkan setengah agama?

“Ya, tentu sangat mau Ustadzah, namun sampai saat ini belum ada yang sreg. Orang tua sih sudah sering mendesak, bahkan mau menjodohkan aku dengan pilihan mereka. Cuma aku nggak tertarik padanya.”

“Kalau masalah prinsip yang nggak cocok itu alasan yang penting, tapi kalau masalah teknis kiranya tak perlu jadi masalah.”

“Iya ustadzah, ini masalah prinsip. Salah satunya adalah ia sholatnya aja bolong bolong. Sering tidaknya daripada mengerjakannya.”

“Wah kalau itu masalah penting. Itu menunjukkan kadar keimanan, kefahaman dan pengetahuan Islamnya. Padahal Nabi menyuruh kita dalam memilih pasangan harus mengutamakan faktor agamanya. Karena suami adalah teman selama hidup kita, bukan sehari dua hari, sehingga sangat mempengaruhi perilaku kita.” “Itulah, makanya aku nggak setuju dengan pilihan orang tuaku, namun mereka selalu mendesakku.

Masalahnya, aku ingin mendapatkan suami yang sholeh, yang bisa membimbingku, namun sampai saat ini aku bingung sendiri bagaimana caranya.”

“Nah, ini dia. Maksud saya menahan kamu sekarang adalah mau omongkan masalah ini. Begini, kemarin saat Abinya Fatma acara Usroh di Reggae, ada ikhwan yang minta dicarikan akhwat untuk diajak menikah. Bahkan sudah ngasih biodata. Dia sudah ikut tarbiyah lebih dari empat tahun, jadi wawasan dan ghiroh keIslamannya bagus. Dialah yang selama ini aktif ngurusi kalau ada kegiatan kegiatan keagamaan di Reggae. Lagi pula, kalau sudah sama sama di sini, kan nggak perlu susah susah bikin visa, he he. Kalau Ani mau dan serius, nanti akan kami bicarakan dengan Abinya Fatma. Gemana?”

“Iya,ustadzah. InsyaAlloh aku serius. Mudah mudahan cocok dan Alloh beri kemudahan”.
“Ya, insyaAlloh untuk proses selanjutnya akan kami beritahu. Banyak banyak do’a ya”

Hari hari terasa indah bagi Furyani. Ia makin ceria dan semangat. Setelah lama menunggu nunggu akhirnya tiba juga saatnya. Semoga Alloh memudahkan untuk mengakhiri masa lajangnya. Setelah tahajud dan istikhoroh dalam beberapa hari ia merasa mantap dengan ikhwan yang dita’arufkan oleh ustadzahnya. Ia pun memberi tahu orang tuanya. Dengan bergegas ia membeli kartu Delta three untuk menelpon orang tuanya, bahkan sampai tiga kartu ia beli sekaligus.

“Hallo, assalamu alaikum…”

“Wa alaikum salam. Oh Ani. Sudah lama ibu nunggu nunggu telpon dari kamu. Gemana kabarmu, sehat kan?”

“Iya bu, alhamdulillah Ani baik baik saja. Maaf bu lama nggak nelpon.”

“Bapakmu selalu nanya, apa Ani telpon? Soalnya keluarga Anton selalu nanyakan jawaban Ani. Gemana, setuju kan? Kalau setuju, bulan depan mau lamaran. Kurang gemana coba si Anton itu. Anaknya orang kaya dan terpandang. Lulusan Amerika. Anak satu satunya lagi. Jadi kalau menikah dengan dia, Ani nggak perlu merantau jauh jauh ke Kuwait. Gemana sayang, setuju kan?“

“Ee..em.maaf bu. Bukannya aku menolak kemauan ibu, bukannya aku membantah keinginan orang tua, tapi menikah kan bukan masalah sepele. Dan suami adalah teman untuk selama hidup. Ani rasa, tak cocok dengan Anton, karena perbedaan prinsip yang cukup mendasar. Ani tak mau punya suami yang sholatnya aja nggak karuan, bagaimana dengan pola pikirnya, bagaimana mungkin jadi pejuang agama, bagaimana mau berdakwah, bagaimana…

“Stop Ani, jangan teruskan alasan alasanmu itu. Katanya kamu sekarang rajin mengaji. Kok bukannya patuh pada orang tua, tapi malah suka membantah…”

“Mm.maaf.. bu. Bukannya aku mau membantah. Sungguh, Ani sangat ingin berbakti dan membahagiakan orang tua. Tapi masalah suami adalah masalah yang sangat penting Bu. Salah memilih suami, akibatnya bukan hanya di dunia, tapi bisa sampai akherat Bu.
Ibunda sayang, justru saat ini Ani mau membicarakan calon pilihan Ani. Insya Alloh orangnya sholeh, tanggung jawab dan baik akhlaknya. …

“Ani, kalau kau masih menganggap ibu sebagai orang tua, kau harus menuruti kata ibu. Di mana wajah ibu mau ditaruh. Ibu dan bapakmu sudah mengiyakan lamaran dan berjanji untuk membujuk Ani agar mau menerima Anton. Merekalah yang sudah berjasa membantu kita saat bapakmu terlilit utang. Merekalah yang selama ini selalu …

Perdebatan panjang Ani dan Ibunya tak membuahkan kata sepakat. Susah payah Ani menjelaskan alasan bahkan samapi tiga kartu habis, namun tetap tak ada titik temunya. Bahkan semakin merenggangkan hubungan.

“Bagaimana Ani, apakah orang tuamu setuju?”

“Afwan Ustadzah, mungkin cara pandang kami yang berbeda, sehingga susah payah Ani menjelaskan ke Ibu, namun tetap saja nggak setuju. Bahkan mengancam takkan merestui kalau Ani menikah dengan selain Anton. Bahkan mengancam nggak akan mengakui sebagai anak lagi.”

“Sabarlah Ani. Semua masalah InsyaAlloh ada jalan pemecahannya. Sebagaimana firman Alloh dalam Albaqoroh 153: “Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolong bagimu…”
Maka menghadapi masalah ini kita harus bersabar. Rajin rajinlah tahajud dan berdoa semoga Alloh membukakan hati orang tuamu.”

“Iya Ustadzah, mohon bantu doain ya..”

Dalam keheningan malam, seusai tahajud, Ani bermunajat.

“Ya Alloh, Tuhan yang membolak balikkan hati, bukalah hati ayah bundaku, agar mau menerima kebaikan dan kebenaran. Ya robb, sebagaimana Engkau janjikan, bahwa wanita yang baik untuk lelaki yang baik. Maka hamba pun ingin menjadi wanita yang sholehah, maka berilah hambamu ini suami yang sholeh, yang bisa membimbing dan mengarahkanku, agar selalu taat padaMu. Ya robb, yang maha kuasa dan perkasa, yang mengatur segala urusan, mudahkanlah urusan urusan kami, urusan dunia maupun urusan akherat……

Suatu sore, sehabis sholat maghrib, telpon di kamar Ani berdering.

“Hallo assalamu alaikum, oh ibu. Apa kabar Bu. Wah njanur gunung, nggak biasanya ibu telpon. Ada berita penting bu?”

“Iya Ani, maafkan ibu ya. Selama ini ibu memaksa Ani agar mau menerima lamaran Anton. Ibu nggak nyangka kalau Anton itu ternyata bandar narkoba. Tadi siang, ibu lihat diacara Buser di TV, ia ditangkap polisi saat pesta shabu shabu dengan seorang cewek di hotel.

Maafkan ibu ya Nak. Untung Ani nggak menerima lamaran mereka. Kalau jadi betapa malunya kita. Memang ternyata fisik dan materi tak bisa dibandingkan dengan keindahan budi, tak sepadan dengan keluhuran akhlak. Sekarang, ibu setuju dan merestui dengan pilihan Ani. Cepatlah dikenalkan pada keluarga dan kita rencanakan pernikahanmu….

Tanggal 14 Oktober, jam 08.30 wib “Saya terima nikahnya Furyani binti Junaedi dengan mas kawin seperangkat alat sholat, tunai…..

14 Oktober, jam 22.30 WIB “Mas, akhirnya kita menikah juga ya. Tak membayangkan, bagaimana dulu orang tuaku begitu keras menentang kita, tapi dengan kesabaran dan doa akhirnya Alloh memudahkan semuanya.”

“Iya dik, semakin sulit di dapat semakin manis terasa…..Ayo dik, sekarang apa nanti?”
“Sekarang juga boleh mas…..”

Kematian

Malaikat Maut Pasti Akan Menemuimu

Banyak orang di dunia ini yang ateis (tidak percaya adanya Allah), banyak yang tidak percaya kepada keberadaan para malaikat, banyak yang tidak percaya kepada keberadaan surga dan neraka. Tapi tidak ada orang yang tidak percaya pada kematian, karena kita pasti akan mati. Jadi, sembahlah Allah hingga kematian mendatangimu.

Dan seiring teknologi terus berkembang, obat-obatan terus berkembang, ada orang-orang yang berusaha untuk menciptakan kehidupan abadi. Seorang fisikawan Rusia yang bernama Alexander Bogdanov melakukan eksperimen yang unik. Dia menciptakan sistem transfusi darah yang spesial. Jadi dia mengambil darah dari anak-anak muda dan darahnya sendiri, kemudian dia mentransfer darahnya ke tubuh mereka dan darah mereka ke tubuhnya, dan dengan cara ini dia ingin mencapai kehidupan abadi. Tapi apa hasil akhirnya? Hasil akhirnya malah dia yang mati karena dia tanpa sengaja mengambil darah seorang siswanya yang tertular malaria.

Jadi kematian pasti datang. Malaikat maut tidak peduli seberapa kuatnya dirimu, dia tidak peduli meskipun kau orang kaya yang punya kekuasaan. Saat waktumu sudah habis, maka dia akan mengambil nyawamu dan kemudian kau mati.

Ketika waktumu habis, tidak satu menit lebih awal, tidak satu menit lebih lama, persis pada saat itu malaikat maut pasti ada disana untuk mengambil nyawamu.

Aku ingin menceritakan sebuah kisah nyata. Ada seorang pria bernama Krishna Pal dari India Utara, Uttar Pardesh. Dia memutuskan bahwa dia akan mati pada tanggal 12, bulan 12, bulan December, tahun 2012, tepat pada jam 12 siang.

Jadi dia menulis sebuah catatan sebanyak 12 halaman dan di dalamnya dia menjelaskan alasan mengapa ia ingin bunuh diri. Dia berkata “Siapa itu Tuhan yang mengatur-atur kapan aku akan mati? Aku akan mati sesuai kehendakku sendiri.”

Kemudian dia membuat persiapannya sejak pagi hari, dia menyiapkan batu bata dan kayu-kayu, dia memanjat tangki air dan meletakkannya disana. Lalu dia membawa catatan 12 halamannya dan dia naik hingga ke puncak tangki air ini.

Ketika penduduk desa dan para polisi menyaksikannya, mereka bertanya “Kenapa kau melakukan hal ini?” Jadi Krishna melempar catatan 12 halamannya ke bawah. Di dalamnya tertulis “aku ingin mati pada waktu yang sudah kutentukan. Aku hidup dalam kehidupanku sendiri, siapa itu Tuhan yang mengatur-atur kapan aku harus mati?”

Jadi orang-orang mendesaknya agar segera turun, beberapa orang mencoba untuk naik ke atas tangki air untuk menyelamatkannya, tapi Krishna memukuli mereka dengan kayu dan melempari mereka dengan batu bata, jadi mereka tidak dapat menjangkaunya, tepat seperti yang sudah direncanakan olehnya.

Tapi lihatlah apa yang Allah telah rencanakan. Para polisi dan para penduduk terus mendesaknya, sehingga akhirnya dia terdesak. Dan bukannya jam 12 siang, dia malah jatuh dari sana pada jam 11 siang. Krishna Pal terjatuh sejauh 24 meter dan kemudian dia mati menghantam tanah.

Jadi hanya Allah yang tahu kapan kau akan mati. Kau dapat melakukan apapun yang kau mau, kau dapat merencanakan apapun yang kau rencanakan, tapi hanya Allah yang tahu kapan kau akan mati.


Neraka gokil

Cerita Lucu Tentang Neraka Indonesia - Adalah orang perampok kawakan asal Indonesia yang mati tertembak polisi ketika sedang merampok bank. Begitu meninggal, nyawanya langsung di kirim ke neraka.


Di pintu masuk neraka, terpampang tulisan nama-nama negara seperti, Inggris, Amerika, Rusia, Jepang dan lainnya termasuk Indonesia. Setelah bertanya ke bagian informasi, ternyata neraka itu dibagi-bagi sesuai dengan asal setiap orang, tapi siapapun boleh memilih ke neraka negara mana saja.

Karena si perampok ini ngefans sama celebrities Amerika, akhirnya dia memilih masuk ke pintu neraka Amerika. Pintu di buka, ternyata tidak banyak orang yang antri.
“Kalian diapain di sini?” dia bertanya kepada salah satu yang antri.

“Pertama kita didudukkan di atas kursi listrik selama satu jam, lalu didudukkan lagi di atas kursi paku selama satu jam, terakhir disiram dengan bensin dan disulut api sambil menunggu setan Amerika datang yang akan mencabik kita sepanjang sisa hari.”

Karena kedengarannya tidak menyenangkan, si perampok tadi pindah ke pintu neraka negara lain. Mulai dari Rusia, Inggris, Jepang dan negara-negara lain. Tapi, perlakuan di sana sama semua seperti di neraka Amerika.

Akhirnya dia memutuskan untuk ke neraka orang Indonesia, siapa tahu perlakuannya lebih menyenangkan. Pintu dibuka, dia kaget. Banyak sekali orang yang antri di sini, bahkan orang-orang dari negara lain ikut berdesak-desakan.

“Kalian diapain di sini?” dia bertanya kepada salah satu orang Indonesia yang ikut antri.
“Pertama kita didudukkan di atas kursi listrik selama satu jam, lalu didudukkan lagi di atas kursi paku selama satu jam, terakhir disiram dengan bensin dan disulut api sambil menunggu setan Indonesia datang yang akan mencabik kita sepanjang sisa hari.”

"Lho! Itu kan sama persis dengan neraka-neraka yang lain?!” si perampok ‘ga habis pikir. “Tapi, kenapa orang yang antri lebih banyak ketimbang di neraka tetangga sebelah?”

"Mas, di sini service-nya sangat-sangat buruk; kursi listriknya nggak nyala karena listrik sering mati, kursi pakunya nggak ada - tinggal pakunya aja karena kursinya sering diperebutkan, bensinnya juga ‘ga ada tuh - harganya melambung tinggi, panitia ‘ga sanggup beli,” kata orang tadi. “Dan yang paling enak, setannya itu dulu anggota DPR, jadi dia cuman dateng, tanda tangan absen, langsung pulang…”

Senin, 09 Juni 2014

Mas yox sekarang sadar!

..:: TANDA-TANDA CINTA YANG TULUS :..

Dia akan menerima masa
lalumu dan tidak pernah
mengungkitnya meskipun masa lalumu sangat hina dan
memalukan, dia tetap
menghormatimu dan tidak pernah mengungkitnya meski dalam keadaan marah
terhadapmu.

Jika kamu salah,dia akan
menasehatimu dengan
lembut dan berusaha tidak menyinggung perasaanmu.

Jika kamu menangis, dia
akan sabar menunggumu
untuk menghiburmu agar
kembali tersenyum dan tidak lantas pergi
meninggalkanmu dalam
perasaan kecewa.

Dia tidak akan memaksa
kamu untuk menjadi seperti yang dia mau tapi dia akan menasehatimu dengan perlahan sehingga kamu rela dan ikhlas menjadi yang
dia mau tanpa dipaksa,pun dia terhadapmu.

Dia tidak ingin membuatmu resah,jika dia pergi kemanapun
dia berusaha untuk
memberimu kabar meski
kamu tidak menanyakannya.

Dia akan selalu perhatian
terhadapmu meski kamu
kurang perhatian.
Dan tidak akan pernah
membuatmu merengek
minta diperhatikan karena perhatiannya terhadapmu bagaikan lautan kasih sayang yang tidak akan pernah ada habisnya meski engkau mencoba untuk menguras semua
kesabarannya.

Semoga ALLAH segera
mempertemukan kita...

_Aamiin ya Robbal'Alamiin.._

Sabtu, 07 Juni 2014

Golongan yang selamat

Siapakah "Al-Firqatun Naajiyah" (Golongan yang
Selamat) di Zaman Ini ?

ﻣﻦ ﻫﻲ ﺍﻟﻔﺮﻗﺔ ﺍﻟﻨﺎﺟﻴـﺔ ﺍﻟﻤﻨﺼـﻮﺭﺓ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻌﺼﺮ ؟، ﻭﻣﺎﺻﻔﺎﺗﻬﺎ
ﻭﺳﻤﺎﺗﻬﺎ ؟

■ Siapakah Al-Firqatun Naajiyah Al-Manshurah
(golongan yang selamat dan ditolong Allah) di
zaman ini?

■ Dan bagaimanakah sifat-sifat dan
ciri-ciri mereka?

ﺍﻟﻔﺮﻗﺔ ﺍﻟﻨﺎﺟﻴﺔ ﺍﻟﻤﻨﺼﻮﺭﺓ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻌﺼﺮ – ﻭﺇﻟﻰ ﻗﻴﺎﻡ ﺍﻟﺴﺎﻋﺔ – ﻫﻲ
ﺍﻟﺘﻲ ﻗﺎﻝ ﺍﻟﺮﺳﻮﻝ ﻓﻴﻬﺎ ﻟﻤﺎ ﺳﺌﻞ؛ ﺣﻴﻦ ﻗﺎﻝ : )) ﺍﻓﺘﺮﻗﺖ ﺍﻟﻴﻬﻮﺩ ﻋﻠﻰ
ﺇﺣﺪﻯ ﻭﺳﺒﻌﻴﻦ ﻓﺮﻗﺔ، ﻭﺍﻓﺘﺮﻗﺖ ﺍﻟﻨﺼﺎﺭﻯ ﻋﻠﻰ ﺍﺛﻨﺘﻴﻦ ﻭﺳﺒﻌﻴﻦ ﻓﺮﻗﺔ،
ﻭﺳﺘﻔﺘﺮﻕ ﻫﺬﻩ ﺍﻷﻣﺔ ﻋﻠﻰ ﺛﻼﺙ ﻭﺳﺒﻌﻴﻦ ﻓﺮﻗﺔ، ﻛﻠﻬﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﺇﻻ
ﻭﺍﺣﺪﺓ (( ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻣﻦ ﻫﻲ ؟، ﻗﺎﻝ : )) ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﻣﺜﻞ ﻣﺎ ﺃﻧﺎ ﻋﻠﻴﻪ
ﺍﻟﻴﻮﻡ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻲ ))

■ Jawab:

□ Al-Firqatun Naajiyah Al-Manshuurah di
zaman ini dan sampai hari kiamat nanti ialah
mereka yang telah dinyatakan Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam tatkala beliau
ditanya tentang hal tersebut.
Beliau bersabda,

• “Yahudi telah berpecah menjadi tujuhpuluh satu
golongan
• dan nashrani terpecah menjadi
tujuhpuluh dua golongan,
• dan umat ini akan
terpecah menjadi tujuhpuluh tiga golongan
• semuanya di neraka kecuali satu golongan yang
selamat.
• Para shahabat bertanya, “Siapakah mereka yang
selamat itu?”,
• Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
alihi wasallam menjawab: “Yaitu orang-orang
yang beragama dengan caraku dan cara beragama
para shahabatku pada hari ini.”

□ Allah ta’ala berfirman:

ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﺑِﻘُﻮﻥَ ﺍﻷَﻭَّﻟُﻮﻥَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤُﻬَﺎﺟِﺮِﻳﻦَ ﻭَﺍﻷَﻧْﺼَﺎﺭِ ﻭَﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺍﺗَّﺒَﻌُﻮﻫُﻢْ ﺑِﺈِﺣْﺴَﺎﻥٍ ﺭَﺿِﻲَ
ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻬُﻢْ ﻭَﺭَﺿُﻮﺍ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺃَﻋَﺪَّ ﻟَﻬُﻢْ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﺗَﺠْﺮِﻱ ﺗَﺤْﺘَﻬَﺎ ﺍﻷَﻧْﻬَﺎﺭُ ﺧَﺎﻟِﺪِﻳﻦَ ﻓِﻴﻬَﺎ
ﺃَﺑَﺪﺍً ﺫَﻟِﻚَ ﺍﻟْﻔَﻮْﺯُ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢ
ُ
• “Dan para pendahulu yang pertama kali (masuk
Islam) dari kalangan Muhajirin (para Shahabat
yang hijrah ke Madinah)
• dan Anshar (para
Shahabat yang menjadi penduduk asli kota
Madinah)
• dan orang-orang yang mengikuti jejak
mereka dalam beriman dan beramal dengan sebaik-
baiknya. Allah telah ridha kepada mereka dan
merekapun juga telah ridha kepada Allah. Dan
Allah telah menjanjikan bagi mereka itu taman-
taman surga yang mengalir di bawah taman-taman
itu sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya
selama-lamanya, yang demikian itu adalah
kemenangan yang besar”.

[At Taubah: 100]

ﻣﻦ ﺻﻔﺎﺕ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻔﺮﻗﺔ : ﺃﻧﻬﺎ ﻣﺘﻤﺴﻜـﺔ ﺑﻤﺎ ﻛﺎﻥ ﻋﻠﻴـﻪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﻭﺃﺻﺤﺎﺑﻪ .
ﻭﻣﻦ ﺻﻔﺎﺗﻬﺎ : ﺃﻧﻬﺎ ﺗﺼﺒﺮ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺤﻖ ﻭﻻ ﺗﻠﺘﻔﺖ ﺇﻟﻰ ﺃﻗﻮﺍﻝ ﺍﻟﻤﺨﺎﻟﻔﻴﻦ، ﻭﻻ
ﺗﺄﺧﺬﻫﺎ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻮﻣﺔ ﻻﺋﻢ، ﻗﺎﻝ : )) ﻻ ﺗﺰﺍﻝ ﻃﺎﺋﻔﺔ ﻣﻦ ﺃﻣﺘﻲ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺤﻖ
ﻇﺎﻫﺮﻳﻦ، ﻻ ﻳﻀﺮﻫﻢ ﻣﻦ ﺧﺬﻟﻬﻢ ﻭﻻ ﻣﻦ ﺧﺎﻟﻔﻬﻢ ﺣﺘﻰ ﻳﺄﺗﻲ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻫﻢ
ﻋﻠﻰ ﺫﻟﻚ (( . ﻭﻣﻦ ﺻﻔﺎﺕ ﺍﻟﻔﺮﻗﺔ ﺍﻟﻨﺎﺟﻴﺔ ﺍﻟﻤﻨﺼﻮﺭﺓ : ﺃﻧﻬﺎ ﺗﺤﺐ ﺍﻟﺴﻠﻒ
ﺍﻟﺼﺎﻟﺢ، ﻭﺗﺜﻨﻲ ﻋﻠﻴﻬﻢ، ﻭﺗﺪﻋﻮ ﻟﻬﻢ، ﻭﺗﺘﻤﺴﻚ ﺑﺂﺛﺎﺭﻫﻢ . ﻭﻣﻦ ﺻﻔﺎﺗﻬﻢ : ﻋﺪﻡ
ﺗﻨﻘﺼﻬﻢ ﻷﺣﺪ ﻣﻦ ﺍﻟﺴﻠﻒ، ﺳﻮﺍﺀ ﺍﻟﺼﺤﺎﺑﺔ ﺃﻭ ﻣﻦ ﺑﻌﺪﻫﻢ . ﻭﻣﻦ ﻋﻼﻣﺔ
ﺍﻟﻔِﺮﻗﺔ ﺍﻟﻤﻨﺤﺮﻓﺔ : ﺃﻧﻬﺎ ﺗﺒﻐﺾ ﺍﻟﺴﻠﻒ، ﻭﺗﺒﻐﺾ ﻣﻨﻬﺞ ﺍﻟﺴﻠﻒ، ﻭﺗُﺤَﺬِّﺭ ﻣﻨﻪ

■ Di antara sifat golongan ini adalah sebagai
berikut:

1. Mereka berpegang teguh dengan cara
beragamanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi
wasallam dan para shahabatnya.

2. Mereka bersabar di atas kebenaran dan tidak
menghiraukan ucapan orang-orang yang
menyelisihi mereka, serta tidak terpengaruh
dengan celaan para pencela dalam berjuang di
jalan Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa alihi
wasallam bersabda,

“Senantiasa akan muncul dari
umatku sekelompok orang yang selalu nampak di
atas al-haq (kebenaran), tidak akan merugikan
mereka orang-orang yang meninggalkannya dan
menyelisihi mereka sampai datang keputusan Allah
ta’ala (hari kiamat); dan mereka tetap
istiqamah.”

3. Mereka mencintai, memuji, mendoakan kebaikan
serta berpegang teguh dengan atsar para Salafus
Shalih.

4. Tidak mencela para Salafus Shalih baik dari
kalangan shahabat ataupun orang-orang setelah
mereka (baik dari kalangan tabi’in, tabi’it tabi’in
dan para ulama Ahli Hadits pada generasi
setelahnya).

■■ Adapun di antara ciri-ciri golongan yang
menyimpang dari kebenaran adalah □ membenci para
Salafus Shalih dan manhaj mereka
□ serta memperingatkan manusia agar menjauh dari
mereka.